Assalamualaikum & Salam Sejahtera..

Selamat datang ke laman blog kawe (saya). Apa yang terkandung dalam blog ini tiada kaitan dengan sesiapa mahupun mana-mana pihak. Ia hanya pandangan peribadi. Laman ini juga menggunakan / dilampirkan keratan, rencana, dan sumber daripada akhbar-akhbar tempatan. Terima kasih kerani sudi bertandang ke laman MyView @ ramboview.blogspot.com

Khamis, April 01, 2010

Sejarah April Fool

Tiap tanggal 1 April, ada saja orang - terutama anak-anak muda - yang merayakan hari tersebut dengan membuat aneka kejutan atau sesuatu keisengan. April Fools Day, demikian orang Barat menyebut hari tanggal 1 April atau lebih popular disebut sebagai April Mop. Namun tahukah Anda jika perayaan tersebut sesungguhnya berasal dari sejarah pembantaian tentara Salib terhadap Muslim Spanyol yang memang didahului dengan upaya penipuan? Inilah sejarahnya yang disalin kembali sebagiannya dari buku Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, Halloween: So What? (Rizki Ridyasmara, Pustaka Alkautsar, 2005)

SEJARAH APRIL MOP

Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. April Mop atau The Aprils Fool Day berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu ketika masih di bawah kekuasaan Islam.

Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah bisa dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walau sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.

Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam begitu baik dan rendah hati, maka banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan hanya beragama Islam, namun mereka sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan secara Islami. Mereka tidak hanya membaca Al-Quran tapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Quran. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.

Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun mereka selalu gagal. Telah beberapa kali dicoba tapi selalu tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Spanyol. Akhirnya mata-mata itu menemukan cara untuk menaklukkan Islam di Spanyol, yakni pertama-tama harus melemahkan iman mereka dulu dengan jalan serangan pemikiran dan budaya.

Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirim alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari ketimbang baca Quran. Mereka juga mengirim sejumlah ulama palsu yang kerjanya meniup-niupkan perpecahan di dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.

Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan Salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang idbantai, juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua, semuanya dihabisi dengan sadis.

Satu persatu daerah di Spanyol jatuh, Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara Kristen terus mengejar mereka.

Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak Muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka. Kapal-kapal yang akan membawa kalian keluar dari Spanyol sudah kami persiapkan di pelabuhan. Kami menjamin keselamatan kalian jika ingin keluar dari Spanyol, setelah ini maka kami tidak lagi memberikan jaminan! demikian bujuk tentara Salib.

Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa dari orang Islam diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah dipersiapkan, maka mereka segera bersiap untuk meninggalkan Granada bersama-sama menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka pun bersiap untuk berlayar.

Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim Granada yang keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan jalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentara Salib bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah rumah-rumah yang telah itinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika para tentara Salib itu membakari rumah-rumah tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.

Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan hanya bisa terpana ketika tentara Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.

Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib itu segera membantai dan menghabisi umat Islam Spanyol tanpa perasaan belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentara Salib terus membunuhi warga sipil yang sama sekali tidak berdaya.

Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The Aprils Fool Day).

Bagi umat Islam April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh tentara Salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas jika ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab dengan ikut merayakan April Mop, sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut bergembira dan tertawa atas tragedi tersebut. Siapa pun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, beberapa abad silam.
Soapakah anda termasuk orang yang merayakannya?
*Petikan dari Abijay's Weblog, & Berita Harian

Sabtu, Mac 13, 2010

Cerita Bola: Yang lama berbisa, yang baru terkena bisa.

Pasukan Kelantan seri lagi. Pada kali ini Kelantan menentang Selangor pada aksi Liga Super, di stadium keramat Kelantan. Kehadiran penonton sememangnya sudah dijangka dari awal. Dan aksi dua pasukan yang menjadi sebutan akhir-akhir ini mengundang beberapa cerita. Antarannya mengenai tiket, kehadiran penyokong, dan juga corak persembahan kedua-dua pasukan.

Pertama sekali kawe ingin memperkatakan mengenai tiket perlawanan. Sememangna perlawanan 12 Mac malam tadi menjadi tumpuan bagi kebanyakkan peminat sukan bola sepak Malaysia amnya, dan Kelantan khususnya. Apa yang menyakitkan adalah kehabisan tiket perlawanan yang dibolot oleh ulat tiket. Harga RM12.00 di kaunter menjadi RM20.00 di tangan ulat tiruan ini. Mana silapnya? Siapa silap? Adakan pihak pengurusan pertandingan, atau silap penonton? Perkara ini telah lama berlaku, namun timbul persoalan adakah pihak pengurusan tidak mengambil iniasitif uktuk mengatasinya? Atau adakah secara sengaja pihak pengurusan mencari untung dengan bekerjasama dengan ulat-ulat ini? Hah...! Biarkanlah, jika dengan cara ini mereka mendapat rezeki. Hanya Allah yang menentukan.

Kehadiran penyokong bagi kawe tidak perlu diulas dengan panjang lebar. Memadai dengan mengatakan Stadium Sultan Muhammad iv menerima kunjungan yang amat membanggakan.

Apa yang ingin kawe suarakan adalah mengenai kemampuan pasukan yang kononnya digelar pahlawan. Sebenarnya kawe tidak suka menggunakan Red Warior atau Pahalawan Merah. Kawe lebih suka menggunakan Sang Kijang. Siapa sebenarna yang memperkenalkan istilah ini? Kadang kalanya ia mencemarkan imej pahlawan, jika terus-menerus pasukan Kelantan tidak berjaya dalam perlawanan. Namun jadikan gelaran ini sebagai perangsang untuk menjadikan pasukan Kijang ini betul-betul pahlawan.

Tahun sebelumnya pasukan Kelantan tidak pernah menghampakan setiap penyokongnya, lebih-lebih lagi di tempat sendiri. Namun tahun ini menyaksikan pasukan Kelantan sering menghampakan peminat. Tahun ini juga menyaksikan keriakkan pihak pengurusan untuk membolok semua piala yang dipertandingkan, namun itu hanyalah angan-angan. Kehilangan Kelantan pada saingan Piala FA memungkinkan Kelantan bukan lagi pasukan pilihan.

Perlawanan malam tadi berlangsung agak menarik. Pasukan tuan rumah menguasai perlawanan, namun penyudahnya hambar. Apa lagi yang pihak pengurusan ingin nyatakan alasan dengan keputusan seri malam tadi? Apa agaknya alasan pemain pada kali ini? Sokongan peminat tidak pernah berbelah bagi, namun penyudah keputusan seringkali membelah-belah hati peminat.

Jika hendak dibandingkan dengan skuad terdahulu jauh bezanya. Kini walaupun Kelantan dibarisan pemain berstatus bintang (kononnyalah), ia tidak memaidai dan tidak mengerunkan lawan. Sama seperti pasukan Real Madrid, yang mempunyai pemain-pemain berkaliber, berbakat, dan mempunyai kemahiran yang tinggi, namun ia tidak menjamin kepuasan dan kemenangan yang hakiki.

Wahai pihak pengurusan, wahai pemain, tunjukkanlah kesungguhan anda sebagai mana penyokong yang terus menerus menunjukkan kesungguhan. Buktikan bahawa andalah pahlawan. Bukan pahlawan hanya pada nama, namun di padang, pada keputusan perlawanan.

Penyokong akan terus bersama anda selagi anda menghargai penyokong.. Kawe sayangkan pasukan Red Wariors...

Semoga perlawanan akan datang akan mendatangkan hasil yang mengembirakan..

Liga Super: Kelantan sekat kemaraan Selangor

Oleh KHAIRI MOHAMAD

PENYERANG Selangor, Safee Sali (kiri) diasak Azizi pada aksi Liga Super di Stadium Sultan Muhammed IV, Kota Bharu malam tadi.


KELANTAN berjaya menyekat kemaraan Selangor daripada terus melebarkan penguasaan selaku pendahulu Liga Super selepas mengikat skuad Gergasi Merah itu dengan keputusan seri tanpa jaringan.

Aksi di Stadium Sultan Muhammed IV, Kota Bharu malam tadi dengan diiringi hujan, seakan-akan menjadi petanda kelebihan memihak kepada tuan rumah.

Norfarhan Mohamad dan Nizad Ayub terlebih dahulu mengancam gawang Selangor pada minit kelapan dan kesembilan, namun percubaan mereka sedikit melepasi palang.

Minit ke-14 pula menyaksikan Norshahrul Idlan Talaha mendapat peluang terbaik, namun rembatannya berjaya dinafikan penjaga gol Selangor, Hamsani Ahmad.

Pemain tengah Selangor, Hardi Jaafar mendapat peluang pada minit ke-39, namun sepakan lambungnya tinggi melepasi palang.

Babak kedua menyaksikan perlawanan bermula perlahan sebelum Kelantan memulakan asakan 10 minit kemudian dan Norshahrul sekali lagi mendapat peluang melalui sepakan lambung pada minit ke-58 tetapi melepasi palang gol.

Lima minit kemudian, giliran Norfarhan hampir meletakkan Kelantan di hadapan selepas menerima hantaran Khairan Eroza Razali tetapi dia gagal menyudahkan dengan baik.

Selang dua minit kemudian, kapten Selangor, Amri Yahyah pula hampir menggamamkan 25,000 penyokong Kelantan melalui kuisan menarik tetapi percubaannya itu sedikit tersasar.

Peluang terbaik Kelantan hadir pada minit ke-68 apabila Norshahrul berjaya melepasi halangan Khairul Anuar Baharom dan hanya berdepan Hamsani tetapi rembatannya 'meliar' jauh.

Kelantan terus menggandakan asakan dalam tempoh 10 minit terakhir, namun terus dihampakan oleh kekebalan benteng pertahanan Selangor.

Rabu, Mac 10, 2010

Amankah kita di bumi Malaysia?

Sudah 50 tahun lebih Malaysia mengecapi kemerdekaan. Beratus tahun juga Malaysia yang dahulunya dikenali Malaya dan juga Tanah Melayu ini melalui detik-detik suka dan duka sebagai wilayah yang berdaulat. Jika dihitung dari dahulu hingga kini Malaya atau Malaysia tidak pernah sunyi dari kemelut dalaman. Sejak zaman Kesultanan Melayu Melaka lagi telah wujud pertelegahan di kalangan pemimpin. Namun dalam pertelegahan itu wujud juga kesepakatan. Kini, adakah kita melangkah jauh jauh dari isu pertelagahan 

Tahun 2010 menyaksikan banyak perkara dan peristiwa yang melibatkan pemimpin kita. Akhir-akhir ini bermacam-macam cerita wujud dan menghiasi dada-dada akhbar dan juga laman sesawang. Ini semua cerita yang berkaitan dengan politk semasa. Wakil rakyat lompat parti, wakil rakyat ambil rasuah, dan macam-macam lagi. Paling menyakitkan setiap pemimpin bertelagah dan saling tuduh menuduh di antara satu sama lain.


Tiada siapa yang tahu siapa yang benar. Hanya Allah yang mengetahui segalanya. Namun jika sikap pemimpin kita yang masih begitu wujud dalam negara, bagai mana agaknya Malaysia akan terus aman?


Link..
Wakil rakyat lompat parti tanggung dosa

Ku Li tidak pernah keluar UMNO

Subky Latif   


SAYA terbaca satu tulisan yang mempertikai kebijaksaan Tengku Razaleigh Hamzah menyokong kerajaan Kelantan menuntut royalti minyak dari Petronas. Tulisan itu  telah mempersoal Ku Li yang dikatakan pernah keluar UMNO bagi memimpin Parti Melayu Semangat 46.

Setahu saya Tengku Razaleigh tidak pernah meninggalkan UMNO. Sama seperti Tunku Abdul Rahman Putra yang tidak pernah meninggalkan UMNO. Walau pun Tunku tidak mati dalam UMNO tetapi Almarhum tidak meninggalkan UMNO.

Mungkin Tun Hussein Onn ada meninggalkan UMNO semasa bapanya Datuk Onn meninggalkan UMNO.

Apa yang berlaku UMNO yang dianggotai oleh Tengku Razaleigh dan Tunku Abdul Rahman itu telah diharamkan oleh mahkamah.

Tunku dan Tun Hussein segera membuat permohonan untuk menubuhkan semula UMNO tetapi telah ditolak oleh pejabat pendafataran. Sebaliknya Dr. Mahathir, Presiden UMNO ketika ia diharamkan telah mengemukakan kepada pejabat pendaftaran pembentukan UMNO (Baru) sebaik saja permohonan Tunku itu ditolak.

UMNO yang dicadangkan oleh Tunku itu adalah 100 peratus seperti UMNO yang diharamkan itu. Ada pun UMNO yang ditaja oleh Dr. Mahathir adalah kalimah (Baru) selepas perkataan UMNO.

UMNO (Baru) itu telah dirancang sebelum mahkamah mengharamkan UMNO dan sekalian penyokong tegar Ku Li dihalang menyertainya.

Sekalian penasihat guaman Dr. Mahathir dipercayai telah memaklumkan kepadanya bahawa saman yang dikemukakan oleh Team B UMNO yang dipimpin oleh Ku Li tidak memihak kepada Dr. Mahathir. Maka Dr. Mahathir pun merancang untuk membentuk UMNOnya sendiri dan Ku Li serta orang-orangnya tidak akan diterima menyertainya.

Saya temui Abdullah Badawi di satu tingkat tinggi menara yang menempatkan Ibu Pejabat Takaful Malaysia sekarang seminggu sebelum mahkamah membuat keputusan itu.

Saya bagi tau Tun Pak Lah, Team B akan menang dalam kes itu tetapi Dr. Mahathir akan membentuk UMNOnya dan sekalian yang bersama Ku Li dalam pertandingan menentang Mahathir sebelum itu tidak akan diterima.

Dolah Badawi tersentak dengan maklumat saya itu. Responsnya, ‘Kalau begitu payahlah.....’

Seminggu kemudian Hakim Haron Hashim bersetuju dengan hujah peguam Sri Ram yang mewakili UMNO Team A dan Dr. Mahathir mengharamkan UMNO.

Memang UMNO terbagi dua. Memang penyokong Ku Li disekat menyertai UMNO (Baru). Dolah Badawi antara sedikit penyokong Team B yang    dibenarkan menyertai UMNO Dr. Mahathir itu.

Mungkin ia disebabkan keberadaan Dolah dalam Team Ku Li itu tidak banyak disebabkan oleh faktor Ku Li, tetapi banyak didorong oleh penyertaan Tun Musa Hitam yang ketika itu jadi regu Ku Li. Walaupun Dolah dipecat dari menjadi Menteri Pertahanan, tetapi dia tidak dilihat memihak kepada Team B selepas kekalahan Ku Li dalam pemilihan Presiden UMNO sebelum itu.

Ketika UMNO (Baru) ditubuhkan, bukan sekadar Ku Li tidak boleh menyertai parti itu, malah sukar baginya mendaftarkan parti sendiri. Justeru itu Ku Li berkeliaran ke sana sini menggunakan pentas bersama PAS untuk menerangkan mesej perjuangannya.

Apa yang dapat dibuat oleh Ku Li ialah mendapatkan khidmat penyokongnya yang tidak dikenali mendaftarkan Parti Semangat 46. Pendaftar meluluskan pula pendaftarannya. Dalam perhimpunan pelancaran parti yang baru didaftarkan itu, bagi memilih pimpinannya baru Ku Li dan rakan-rakannya muncul menjadi pemimpin parti itu.

Datuk Dr. Rais Yatim tahu sangat akan kejadian itu.

Memanglah masa itu Tengku Razaleigh tidak boleh bertentang mata dengan Dr. Mahathir. Mereka tidak boleh bersama dan mereka tidak boleh cuba disamakan.

Dengan semua keterangan dan perkembangan itu tidak ada bukti mengatakan Ku Li pernah meninggalkan UMNO tetapi apa yang berlaku UMNO itu sudah terkubur pada masa itu.

Kesemua ahli UMNO yang dikatakan 1.2 juta pada itu sudah tidak berparti. Masing-masing berlumba untuk merebut hak atas harta pesaka UMNO yang tidak bertuan masa itu. Masing-masing cuba membuktikan mendapat sokongan lebih separuh dari keahlian keseluruhannya bagi membolehkan mewarisi segala peninggalan UMNO itu.

Adalah benar pada ketika itu Ku Li tidak dapat lagi berketuakan Dr. Mahathir tetapi pada ketika yang sama Dr. Mahathir sendiri tidak mahu Ku Li ada bersasma kumpulannya kerana kemenangan Dr. Mahathir ke atas Ku Li sangat kecil.

Kiranya UMNO itu tidak mati dan tidak berpecah, maka kemungkinan Ku Li bangun mencabarnya lagi selepas itu tidak ditolak dan dalam keadaan yang dilihat sama kuat itu, tidak mustahil Dr. Mahathir boleh dikalahkan pula.

Sebab Ku Li mahu dibuang jauh-jauh oleh Dr. Mahathir ialah supaya Dr. Mahathir bebas dari sebarang ancaman.

Ku Li hanya dibawa semula ke dalam UMNO setelah dipastikan peraturan UMNO begitu ketat, payah bagi sesiapa bagi mencabarnya. Dengan undi bonus untuk calon pimpinan UMNO sukar pimpinan yang ada digugat.

Walau pun Ku Li nampak sukar baginya menembusi kubu tebal Dr. Mahathir itu tetapi keadaan dan budaya duit yang diwarisi oleh S46 dari UMNO, payah bagi Ku Li untuk menampungnya, jalan terbuka bagi Ku Li untuk dilihat orang sentiasa setia kepada UMNO ialah dengan menyertainya semula.

Dengan semua penampilannya dalam UMNO yang baru itu tidak mengikat dirinya untuk menerima buta tuli  apa yang dilakukan oleh pimpinan UMNO dari semasa ke semasa. Dia bebas menyatakan apa yang dirasanya baik untuk UMNO sekali pun ia tidak disukai ketua-ketua UMNO. Penyertaan yang begitu, payah bagi menuduhnya tidak setia kepada keputusan UMNO.

http://www.harakahdaily.net (10 Mac. 2010)

PAS kemuka usul bincang royalti Kelantan di Dewan Rakyat

Harakahdaily   (10 Mac. 2010)
KUALA LUMPUR, 10 Mac: Ahli Parlimen Kubang Kerian Salahuddin Ayub menghantar satu usul mencadangkan Dewan Rakyat membincangkan isu berkaitan hak negeri Kelantan dan negeri-negeri lain dalam Malaysia untuk mendapatkan royalti petroleum.

Salahuddin yang juga Naib Presiden PAS ketika dihubungi Harakahdaily, mengesahkan surat cadangan tersebut telah difaks kepada pejabat Yang DiPertua Dewan Rakyat, Tan Sri Pendekar Amin Mulia hari ini.

Ianya dibuat di bawah peraturan mesyuarat 18(1) bagi membincangkan perkara tertentu, berkepentingan ramai dan perlu disegerakan.

Kenyataan penuh surat memohon cadangan usul tersebut adalah seperti berikut:
_______________________________________________________________


YB TanSri Pendekar Amin Mulia
Yang DiPertua Dewan Rakyat,
Parlimen Malaysia,
Kuala Lumpur.

YB Tan Sri,

USUL MENANGGUHKAN MESYUARAT DI BAWAH PERATURAN MESYUARAT 18(1) BAGI MEMBINCANGKAN PERKARA TERTENTU, BERKEPENTINGAN RAMAI DAN PERLU DISEGERAKAN

Saya Haji Salahuddin Bin Haji Ayub (Kubang Kerian) ingin mencadangkan bahawa mesyuarat hari ini hendaklah ditangguhkan bagi membincangkan perkara yang berkaitan dengan hak negeri Kelantan dan negeri-negeri lain  dalam Malaysia untuk mendapatkan royalti petroleum yang dinafikan oleh YAB Perdana Menteri Datuk Seri Mohd Najib Tun Razak.

Tuan Yang DiPertua,

Sewajarnya Dewan Yang Mulia ini merakamkan penghargaan yang setingginya kepada YB Mulia Tan Sri Tengku Razaleigh Tengku Mohd Hamzah (Gua Musang) yang telah menunjukan sifat seorang negarawan tulen yang berani berdiri dipersada politik tanah air bagi memperbetulkan fakta yang diselewengkan oleh YAB Perdana Menteri  khususnya dalam perkara pembayaran royalti petroleum keatas negeri Kelantan dan negeri-negeri lain. Alasan murahan yang dijaja keserata negara ialah isu 3 batu nautika yang jelas bertentangan dengan Petroleum Development Act (PDA) 1974.

Menjadi tanggungjawab saya mewakili rakyat negara ini untuk membawa usul ini kerana terlalu banyak fakta yang diselewengkan mahupun disembunyikan termasuk penemuan beberapa telaga minyak dikawasan bertindih sempadan Kelantan dan Terengganu iaitu sekitar (Commercial Arrangment Area PM313).

YB Mulia Gua Musang paling berautoriti untuk memperjelaskan PDA. PDA dan kesemua 13 perjanjian dengan Negeri-negeri dan 13 Geran Penyerahan Hak menggunakan istilah “bayaran tunai” dan demikian juga istilah-istilah yang digunakan dalam PDA adalah “di daratan (On-Shore)” dan “luar pantai (Off-Shore)” untuk maksud petroluem yang dihasilkan samada di daratan atau di luar pantai. Yang penting sekali adalah tiada dinyatakan sama sekali di dalam PDA, 13 Perjanjian dengan negeri-negeri  mahupun Hak tentang sekatan setiap Negeri untuk menerima bayaran tunai dari Pertonas bagi pengeluaran petroleum di luar pantainya berdasarkan kepada jarak dari pantainya sebagaimana hujah murahan YAB Perdana Menteri.

Cuba perhatikan bagi Sabah dan Sarawak (telaga minyaknya semua di luar pantai) sebelum berkuatkuasanya PDA 1974 asas perundangan bayaran royaltinya dibuat oleh undang-undang yang digubal oleh kolonial Inggeris. Setelah wujud PDA dan pembentukan Petronas, Sabah dan Sarawak dibayar royalti petroleum sejak Oktober 1974 berasaskan PDA, 2 Perjanjian dan 2 Geran Penyerah Hak. Kedua-dua negeri tersebut berada dalam kedudukan yang sama dengan Kelantan,Terengganu dan 9 negeri yang lain dalam Malaysia.

Saya mohon sekali lagi agar Dewan Yang Mulia ini diberikan ruang untuk membincangkan perkara sepenting ini. Tentunya Estoppel mengikat integriti Petronas sebagai syarikat minyak multi-nasional setanding Exxon dan Shell. Satu penghormatan kepada Pertonas yang telah menandatanagani perjanjian dengan Kelantan dan 12 Negeri-negeri yang lain. Petronas jangan menodai perjanjian ini hanya kerana angkara dendam kesumat Barisan Nasional yang tak kunjung padam.

Saya mohon mencadang.
HAJI SALAHUDDIN HAJI AYUB